Wednesday, 14 June 2017

Surat 8: From Helen To Fíla

To Fíla,

Maaf aku tidak segera membalas suratmu seperti biasa. Beberapa hal terjadi dan kami di sini jadi cukup sibuk. Kakeru dan yang lainnya yang sebelumnya pergi ekspedisi sudah kembali. Jadi, kami mendiskusikan di mana nanti kami akan tinggal sementara. Eleo memilih untuk tinggal sementara di Qurare, begitu juga dengan Dray. Dia sudah mulai terbiasa sebenarnya di Aerth, tapi dia bilang ada yang ingin dipelajarinya dan akan lebih mudah jika di Qurare. Angelo tetap akan tinggal di Aerth, itu membuatku terkejut tapi juga tidak karena Angelo tidak punya urusan apa-apa di Qurare. Kakeru dan Kosaki juga akan tinggal di Aerth.
Oh, ayolah, haruskah kita terus membicarakan tentang Angelo? Coba deh cari orang lain yang bisa dijadikan bahan pembicaraan di surat kita. Dan aku sempat mengernyit saat membaca suratmu, ada banyak hal yang bisa disalahartikan. Kau membuat seolah-olah Angelo dan Dray punya hubungan khusus. Ugh... Dan kenapa Ichigo bahkan Sēji-san sampai dibawa-bawa?! Terlepas dari Ichigo yang memang punya aura seorang pangeran dari negeri dongeng, hampir semua orang (bahkan semua orang di Dio Citadel) tidak akan membiarkanmu mendekati Sēji-san.
Aku tidak bermaksud buruk padamu tentang Axel. Aku juga tahu Axel punya aura tersendiri yang membuatnya entah bagaimana disayang banyak orang. Kau tahu, beberapa orang di Aerth paling tidak tahan kalau Axel menangis. Mereka akan melakukan apapun yang diinginkan Axel agar dia berhenti menangis. Dan kau kembali menulis hal yang ambigu, seolah-olah aku menyukai Arthur dalam arti yang lain. Aku menyayangi Arthur sebagai keluarga sendiri. Dan aku yakin kita berdua tahu suka di sini dalam artian orang paling favorit. Dan itu berarti orang itu bukan Arthur. Aku paling menyukai Felice.
Terima kasih kau mau mencoba mengerti walaupun kau tak punya pilihan selain bertanya-tanya. Aku tidak bisa memberi banyak alasan, tapi yakinlah kalau bisa aku pun ingin berbagi hal yang menjadi rahasia hidupku, dan kau akan pusing mencernanya. Bagaimana denganmu sendiri? Kita lebih banyak membahas tentang yang terjadi denganku. Aku ingin lebih tahu yang terjadi denganmu. Buku apa saja yang sudah kau baca? Apa yang ingin kau lakukan nanti?

With love,
Helen

No comments:

Post a Comment