Wednesday, 13 June 2018

Surat 19: From Fíla To Helen

Helen memegang dua surat. Dua surat dari gadis yang tinggal di suatu dunia.
Ah, dia pernah saling mengirim surat dengan gadis di suatu dunia lain, begitu pikirnya.
Odille baru saja menyerahkan dua surat untuknya. Padahal, setelah rapat dengan para Irregular lain, dia ingin segera beristirahat. Tapi, Odille tiba-tiba memintanya untuk datang ke Irregular’s Border. Kata Odille, surat itu sudah cukup lama terombang-ambing di dalam distorsi dimensi, dan baru sekarang ditemukan. Itupun ditemukan dengan kekuatan Odille.
Surat yang pertama sudah sejak tahun lalu. Surat balasan untuk surat terakhir yang ditulisnya lalu.
…..

To Helen,

Aku baik-baik saja (saat ini). Terima kasih untuk harapanmu. Ya ampun, sepertinya kita tak bisa membohongi realita kehidupan, ya? Padahal aku ingin bisa membalas suratmu secepat-cepatnya, seperti sebelumnya, tapi tetap saja tidak bisa. Aku tak akan minta maaf karena kita sudah membicarakan hal ini sebelumnya, jadi aku akan menceritakan apa penyebab aku tidak bisa cepat-cepat membalas suratmu.
Aku sempat beberapa kali jatuh sakit. Entah mengapa, akhir-akhir ini aku gampang sekali sakit. Berat badanku pun agak berkurang. Tapi, sekarang sudah baik-baik saja, jadi kau tidak perlu khawatir. Hanya saja, akibatnya aku jadi kehilangan banyak waktu untuk mengerjakan urusan studiku. Apalagi ini sudah akhir musim panas, jadi aku dengan berat hati mengucapkan selamat tinggal pada rencana yang telah kususun sebelumnya.
Ah, tapi bukan berarti aku menyerah. Aku tetap masih berusaha menyelesaikan segalanya di sini. Aku pernah bilang pada orang tuaku, kalau hanya di bidang inilah kelebihanku, dan aku tidak bohong, jadi akan kutunjukkan hasilnya nanti! Ada banyak hal yang kunantikan setelah menyelesaikan studiku ini, jadi menyerah bukanlah pilihan. Sama sekali bukan!
Mengenai apa yang kau kerjakan, aku harap semuanya berjalan lancar. Kau gadis yang baik, Helen, dan kau pantas mendapat kebahagiaan yang kau inginkan. Aku harap kau dapat mengerjakan semuanya dengan baik. Kau tahu, aku sebenarnya berharap kalian tidak mengisolasi diri kalian di manapun kalian berada sekarang, karena dengan begitu maka ada kemungkinan kalian akan ke duniaku dan kita dapat bertemu.. tapi, tidak apa, aku tak akan meminta hal egois seperti itu.
Ugh, Snow in the Summer terdengar bukan cerita yang akan kusukai. Pasti ada character death, kan? Oh, aku benci hal itu! Mungkin terdengar naif, tapi kalau bisa aku memilih sama sekali tidak ada karakter yang meninggal dalam suatu cerita. Tapi, tentu saja tidak bisa. Bukan aku yang menulis cerita itu, dan sekalipun aku menulis suatu cerita, pasti ada saja yang membuatku harus menulisnya untuk perkembangan cerita. Dunia ini kejam, bahkan untuk fiksi sekalipun!
Kau ingin mengetahui cerita yang kubuat? Sebenarnya, aku sudah pernah menulis beberapa cerita, tapi tak pernah bisa kuselesaikan. Huaaa, tiba-tiba aku merasa lemas. Maafkan diriku yang payah ini… Tapi, setidaknya cerita-cerita itu bisa masuk ke Perpustakaan Ajaib Bibbi Bouken, hehe. Ah, Perpustakaan Ajaib Bibbi Bouken adalah novel yang kubaca beberapa minggu lalu. Ceritanya mengasikkan sekali! Aku, dengan penuh kegigihan, merekomendasikan ini untuk siapa saja yang ingin bacaan buku yang bagus. Dan ini bisa dibaca oleh anak-anak maupun orang dewasa! Dan lagi, ceritanya mirip kita berdua, saling berkirim surat. Sungguh, itu novel yang bagus!
Wah, orang yang kauceritakan itu terdengar benar-benar menakjubkan. Aku sendiri tidak biasa dengan pakaian-pakaian mewah dan sebagainya, tapi aku tahu seperti apa pakaian-pakaian itu. Pasti menyenangkan sekali bisa mengenalnya. Yah, walaupun kalian sempat melewati kesulitan terlebih dahulu, tapi itu terbayarkan karena bisa mengenalnya. Dunia penuh taman bunga, ya? Aku menyukai tumbuhan, dan aku yakin dunia itu pastilah sangat indah.
Menyenangkan sekali bisa membaca dan membayangkan seperti apa dunia yang kau lihat. Aku bisa membayangkan bagaimana kalian bermain basket atau sepakbola, atau piknik bersama di taman. Aku juga sering melihat teman-temanku bermain basket di sore hari, atau jalan-jalan ke luar kota bersama mereka, atau makan bersama keluarga besarku di siang hari yang indah. Itu hal yang sederhana namun luar biasa! Dan kau juga punya hari-hari seperti itu. Dunia ini penuh misteri, ya?
Aku masih harus belajar dan mengerjakan tugasku, jadi sampai di sini dulu. Aku selalu menunggu surat darimu, Helen. Sampai jumpa di surat berikutnya!

Yours truly,
Fíla

No comments:

Post a Comment