Halo kepada semua orang yang mungkin akan membaca artikel
ini!
Entah sudah berapa lama aku tidak membuka blog ini. Sudah lewat beberapa tahun
semenjak terakhir mem-posting sesuatu
di blog ini. Bahkan kemungkinan besar aku sebenarnya tidak akan
menulis artikel apapun lagi di sini, tapi pada suatu hari di minggu yang telah
lewat, seorang teman lama mengatakan kalau dia sering menunggu artikelku di blog ini. Mungkin karena itulah aku
terpikir untuk menulis sesuatu di sini.
Menulis adalah sesuatu yang telah kulakukan selama beberapa
tahun terakhir. Blog ini adalah salah
satu sarana di mana hobiku ini tersalurkan. Tidak adanya aktivitas di blog ini bukan berarti aku tidak lagi
menulis. Memang, frekuensi menulisku tidak lagi sebanyak dulu. Entahlah, aku
juga tidak mengerti. Jika dibilang ide atau imajinasi untuk menulis sesuatu
menurun seiring bertambahnya usia, kurasa itu bukan alasan yang tepat. Aku selalu
punya imajinasi yang kuat dalam hal menulis. Jika dibilang banyak hal lain yang
harus diprioritaskan seperti bagaimana bersikap dan hidup sebagai orang yang
bertambah dewasa, kurasa itu juga bukan alasan yang tepat karena sejak dulu aku
adalah tipe orang yang memprioritaskan apa yang kusukai. Oh, aku baru saja
terpikir kalau dunia sepertinya berkonspirasi untuk membuatku berhenti. Astaga…
Tapi sudahlah, toh saat ini aku akhirnya menulis artikel ini
untuk blog ini.
Karena tiba-tiba punya keinginan untuk menulis, hal yang
bisa kutulis sekarang hanya bagaimana keadaanku dan kegiatan apa saja yang
kulakukan sekarang ini. Sederhana memang, tapi jika dipikirkan kurasa itu bukan
hal yang buruk karena bagaimanapun aku sudah lama tidak menulis perkembangan
kehidupanku di sini.
Baiklah, sekarang ini aku sedang berusaha untuk
menyelesaikan studiku di bangku kuliah. ‘Berusaha’ adalah kata kuncinya. Itu karena
sangat sulit memotivasi diriku untuk serius. Walaupun begitu, aku tetap ingin
menyelesaikan studiku tahun ini. Aku sudah cukup rasanya merasakan suasana di
sini (dan beberapa hal lain). Lagipula, sifat burukku kambuh lagi setengah
tahun ini, yaitu mulai terpesona dengan hal lain dan langsung bosan dengan hal
yang ditekuni sekarang. Tapi sekali lagi, aku tetap ingin menyelesaikan studiku
tahun ini.
Selain dari berusaha membuat diriku lulus tahun ini, aku
juga mulai punya impian besar lainnya. Impian-impian besar yang lalu memang
belum tercapai, tapi tidak ada yang melarang mempunyai impian yang lain, kan? Impian
ini sebenarnya adalah hasil dari apa yang kualami dan kurasakan belakangan ini.
Impian tersebut merupakan balas dendam dariku untuk itu semua. Apakah terdengar
menyeramkan atau jahat? Tapi impian itu adalah impian yang bagus, kok
(menurutku). Aku berdoa agar impian itu dapat tercapai, berapapun usiaku
sampai itu tercapai.
Mengenai menulis cerita, aku punya banyak ide tapi seperti
biasanya, aku tak bisa menulisnya dengan baik. Entahlah, semua terasa begitu
hebat dalam pikiranku tapi saat akan mencurahkannya ke dalam tulisan, rasanya
dunia itu menjadi begitu jauh untuk digapai. Terdengar berlebihan? Tapi itulah
kenyataannya! Oh, betapa sedihnya hal itu. Aku pernah menulis di catatan salah
satu ceritaku bahwa adalah salah satu kebahagiaan terbesarku jika bisa
membagikan ceritaku untuk dibaca banyak orang. Dan kemungkinan besar harapan
tersebut akan menjadi harapan jangka panjang.
Seperti biasa aku masih seorang bookworm, masih suka bermain game,
masih suka melihat bintang – walaupun akhir-akhir ini jarang karena langit
malam di tempat tinggalku selalu dipenuhi awan, masih menikmati kehidupanku –
dan bahkan setiap harinya bertambah rasa syukurku atas segalanya, dan lebih
dari segalanya masih mencintai dunia ini.
Begitu banyak hal baru yang kudapati selama beberapa tahun
ini, ada banyak hal yang mulai kumengerti. Sekarang ini, aku begitu terpesona
dengan sejarah, sebuah dunia lama yang begitu memukau. Sebenarnya itu bukanlah
hal baru bagiku. Sejak lama aku sudah menyukai hal-hal yang berbau sejarah. Hanya
saja, jika dulu bagiku itu terlihat seperti dongeng dan legenda yang berada di
dunia yang berbeda, sekarang ini semua itu terlihat nyata dan menjadi faktor yang
mampu mengubah banyak hal dalam hidupku.
Segala hal yang terjadi dalam beberapa tahun ini membuatku
mengerti kalau aku hidup dalam dunia ini,
di mana dulu bagiku itu hanya imajinasi belaka, di mana dulu itu hanya
keinginan seorang anak kecil yang pendiam dan hanya mampu berteman dengan dunia
khayalannya saja. Karena ‘sihir’, hal yang paling mempesona anak-anak di
seluruh dunia, terjadi di mana saja dan kapan saja, dalam hal terkecil
sekalipun. Aku menyaksikan sihir itu saat melihat langit malam, di mana saat
musim kemarau terdapat Salib Selatan dan saat musim hujan atau musim dingin
terdapat Orion. Aku melihat sihir saat aku berkumpul bersama keluargaku. Aku bahkan
melihat sihir saat aku menulis sesuatu. Dan bahwa segala sesuatu adalah
keajaiban itu sendiri.
Tentu saja ada begitu banyak hal yang membuatku merasa
takut, khawatir, sedih dan terluka. Tapi karena sekarang aku tahu bahwa dunia
yang dulu menjadi satu-satunya temanku ternyata dunia di mana aku tinggal,
semua hal terasa menjadi bisa dilewati. Dan bagiku itu adalah hal yang luar
biasa.
Oh, rasanya aku ingin menulis lebih lama lagi untuk artikel
ini. Aku telah membaca begitu banyak buku dan banyak sekali hal yang
mempesonaku. Tulisan-tulisan di setiap buku berbeda dan punya sihirnya
masing-masing. Tentu saja bagiku tulisanku juga mempunyai sihir, tapi aku tidak
tahu apa sihir itu terlihat bagi orang lain. Dan hal itu sedikit banyak
membuatku tidak tahu harus menutup artikel ini dengan kalimat apa…
Baiklah, bagaimanapun aku harus mengakhirinya. Jadi, jika
ada yang bisa kukatakan untuk diriku dan kepada kalian yang mungkin membaca
artikel ini, yang ada di pikiranku adalah sebuah kalimat dari salah satu game
favoritku.
“May your heart be your
guiding key.”
ini dang yang nn da ketik2 tadi dev? hahaaha
ReplyDelete*awesome
Haha begitulah
DeleteTerima kasih utk laptop yg telah kau pinjamkan xD
Awesome!!!!
ReplyDeleteBerharap saya pun bisa menuangkan segala hal dalam pikiran dalam bentuk tulisan. Tapi seperti biasa, MALAS adalah hal yang paling sering dijadikan alasan untuk mengejawantahkan kepingan tersebut. Bravo niz. Two thumbs for you. !!!!jangan pernah berhenti untuk menulis apa saja , tentang apa saja��������������������
Yay! Thank u aunty :D
Deletewahhh 😍😍 kerennnn dev
ReplyDeleteMakasih Anggun :)
Deletemantap jiwa!
ReplyDeleteHehe thanks Philip :)
DeleteBecause my super power is procrastination, maka qt baru comment sekarang xD Selain qt juga memang ingin tulis comment yang sungguh-sungguh, jadi qt harus menunggu sampai mood dan waktu menulisnya ada haha
ReplyDeleteAnyway here is the comment that I promised. I hope it's coherent enough.
Note:
Qt = aku
Kita = kita/kami
-------------
"Lagipula, sifat burukku kambuh lagi setengah tahun ini, yaitu mulai terpesona dengan hal lain dan langsung bosan dengan hal yang ditekuni sekarang."
Mengalami hal yang sama, Dev. Tapi untuk qt, kalau sudah terlalu lama fokus ke hal yang lain, maka lama-lama qt bosan juga dengan hal itu, dan akhirnya kembali lagi ke hal yang semulanya ditekuni. Hanya untuk kemudian kembali bosan lagi dan mencari hal baru lagi untuk dibaca/dipelajari/di utak-atik.
Selama ini qt banyak mengalami orang-orang lain mendikte kita "harus fokus, harus ini, harus itu". Tapi pada akhirnya semua orang punya cara kerja yang berbeda. Qt sendiri merasa lebih bisa berkembang -- secara emosional, dan, mungkin, secara intelektual -- saat qt diberi ruang untuk mempelajari hal yang berbeda daripada 'ilmu utama' qt. Meskipun mungkin kalau fokus bisa lebih cepat sukses. Tapi tergantung lagi dengan definisi sukses.
Untuk qt kebahagiaan datang dari kebebasan mencoba dan mempelajari apapun yang qt inginkan (hal yang membuat qt terpesona). Meskipun qt tetap berusaha menjalani apa yang sedang ditekuni, karena, toh, qt juga cinta hal itu (love-hate relationship, actually). Selain itu juga karena yang sedang qt tekuni sekarang nantinya (semoga) bakal bisa memberi qt dukungan finansial, supaya qt bisa memenuhi kebutuhan mendasar, serta punya sumber daya untuk tetap mengejar kebahagiaan (yang, seperti disebutkan sebelumnya, datang dari kebebasan untuk mencoba apapun).
Berusaha mengejar hal yang paling ideal tapi tetap realistis.
Tapi ujung-ujungnya kembali kepada diri kita sendiri. Meskipun hidup kita bukan gambaran ideal kehidupan pada umumnya, selama kita bahagia menjalani hidup yang kita pilih ¯\_(ツ)_/¯
Sorry malah jadi out-of-topic :p
----------------------------------
"Entahlah, semua terasa begitu hebat dalam pikiranku tapi saat akan mencurahkannya ke dalam tulisan, rasanya dunia itu menjadi begitu jauh untuk digapai. Terdengar berlebihan? Tapi itulah kenyataannya!"
I feel your pain!
-----------------------------------
Tentu saja bagiku tulisanku juga mempunyai sihir, tapi aku tidak tahu apa sihir itu terlihat bagi orang lain.
I don't know about other people. But I can feel the m a g i c from your writings.
I love your writings. Tetap menulis Dev!
Makasih sudah menyempatkan diri untuk comment :D hee, jadi procrastination sudah dianggap super power sekarang? XD
DeleteSama, qt juga ujung"nya akan balik lagi ke hal sebelumnya yg ditekuni (tapi memang faktornya antara tetap suka atau malah "dipaksa" balik).
"Tapi pada akhirnya semua orang punya cara kerja yang berbeda. Qt sendiri merasa lebih bisa berkembang -- secara emosional, dan, mungkin, secara intelektual -- saat qt diberi ruang untuk mempelajari hal yang berbeda daripada 'ilmu utama' qt."
Begitulah. Semua orang punya caranya sendiri. Qt sendiri selalu dikasih tahu kalau sudah pilih hal itu, ya harus ditekuni baik". Bukannya menentang itu, tapi seringkali memang qtnya yang terpesona sambil lalu saja terhadap banyak hal. Qt bohong ke diri sendiri kalau bilang nda ada sedikit pun penyesalan, tapi rasa nda mau kalah tetap ada. Jadinya pasti hal" yg harus ditekuni serius akan "dipaksa" untuk serius. Dan untungnya belum ada hal yg dirasa benar" salah, karna pasti ada sesuatu yg membuat itu jadi berharga.
---------------------------------------
"I feel your pain!"
Yay! Tidak ada seorang pun yg sendiri di dunia ini, termasuk dalam hal seperti itu xD
---------------------------------------
"I don't know about other people. But I can feel the m a g i c from your writings."
Oh, thank u so much :') that means so much to me. Syukurlah kalau "sihir"-nya tersampaikan. Qt nd pernah benar" berani untuk memperlihatkan tulisan" yg qt buat, karena itulah kata" seperti itu berarti begitu banyak buat qt :')
Makasih!