Friday, 17 December 2010

Magical Light;Chapter 1

“Ibu, aku pergi dulu!” teriak seorang anak dengan suara lantang.
“Hati-hati di jalan, ya…” ucap ibunya.
Light POV
Aku adalah seorang anak perempuan yang selalu semangat dan penuh denagn keingintahuan. Namaku Light. Aku berambut kuning panjang dan memiliki mata yang berwarna coklat bening. Aku tinggal di kota yang bernama Maple City. Sesuai dengan namanya, kota ini banyak ditumbuhi pohon maple yang sangat indah di setiap musim. Hari ini adalah hari pertama aku masuk SMA. Aku masuk di Maple High School. Itu adalah sekolah yang mendidik muridnya untuk dapat menggunakan bakatnya dengan baik. Pada beberapa saat tertentu, para murid akan dikirim ke suatu tempat dan mereka diharuskan untuk tinggal disitu dan mempelajari kehidupan yang ada disana.
.
Saat aku sampai di sekolahku, aku meliahat banyak sekali murid yang memakai seragam yang sama denganku.
“Wah, ramai sekali. Merekakah yang akan menjadi teman-temanku nanti?” tanyaku pada diri sendiri. Tiba-tiba aku mendengar pengumuman dari pihak sekolah.
“Para murid diharapkan dapat masuk ke kealsnya masing-masing untuk mengatur kelasnya. Untuk murid-murid baru, kalian carilah kelas kalian dan mulai membiasakan diri. Setelah itu, kalian harus mengikuti upacara di lapangan sekolah.” Mendengar pengumuman itu, aku pun langsung beranjak untuk mencari kalasku.
End of Light POV
.
“Oh, ini dia kelasku, kelas 1-5. Sepertinya sudah banyak siswa yang ada di dalam. Sebaiknya aku masuk saja.” Light pun masuk ke kelas itu.
Kelas 1-5 adalah kelas unggulan kedua. Sistem sekolah ini membagi dua bagian akn struktur kelas. Kelas 1-1 sampai 1-4 adalah kelas yang kebanyakan menjalani kegiatan mereka dalam negeri dengan 1-1 sebagai kelas unggulannya. Sedangkan 1-5 sampai 1-8 kebanyakan menjalani kegiatan di luar negeri.
Saat Light masuk, dia tak sengaja menabrak seseorang. Karena tabrakan itu agak keras, mereka berdua pun jatuh karena kehilangan keseimbangan.
“Oh, aku minta maaf, aku tidak sengaja. Sini, kubantu berdiri…” Light berdiri dan langsung minta maaf pada gadis itu seraya membantunya berdiri.
“Tidak apa-apa. Kau juga murid di kelas ini? Perkenalkan, namaku Melodi dan ini temanku, Anzu. Kami berdua murid di kelas ini.” Melodi, gadis itu memperkenalkan dirinya dan temannya yang sedari tadi berdiri di belakangnya.
“Namaku Light, salam kenal.” Ucap Light.
“Kau mau duduk di sebelahku? Kebetulan di sebelahku belum ada orang yang menduduki.”tawar Melodi sambil menunjukan tempat duduk yang masih kosong di baris ke-2.
“Benarkah? Kalau begitu baiklah. Terima kasih atas tawarannya.” Light tersenyum pada dua teman barunya itu dan menuju ke tempat duduk itu. Dia menaruh tasnya dan berjalan ke arah Melodi dan Anzu yang sudah berada di muka kelas.
“Ayo kita ke lapangan! Sebentar lagi upacara akan dimulai.”ucap Anzu yang sedari tadi diam. Kedua temannya menganggukkan kepala tanda setuju dan mereka meninggalkan kelas mereka menuju ke lapangan sekolah.
.
“Hei, itu barisan kelas kita. Ayo kesana!”ajak Light yang melihat siswa yang ada di kelasnya tadi, jadi dia menyimpulakan bahwa itu adalah barisan kelasnya.
“Hai Anzu. Oh, ini teman-temanmu, ya?”seorang gadis berambut hitam sebahu menyapa Anzu.
“Hai Midori. Perkenalkan, mereka Light dan Melodi”ucap Anzu.
“Hai, namaku Midori. Salam kenal.”
.
Selesai upacara mereka kembali ke kelas mereka. Sesampainya di kelas, mereka memulai ritual sebagai murid baru(memperkenalkan diri masing-masing). Beberapa saat kemudian. Wali kelas mereka masuk.
“Selamat pagi anak-anak. Perkenalkan, saya Clara-sensei. Saya adalah wali kelas kalian. Kalian akan berada di bawah bimbingan saya. Sebelum saya melanjutkan kegiatan kalian di kelas ini, saya mengucapkan selamat pada kalian yang mulai saat ini menjadi murid di Mapple High School ini. Baiklah, apa ada pertanyaan? Jika ada, perkenalkan dirimu dan ajukan pertanyaan.”ucap Clara-sensei menjelaskan.
“Ya, aku. Perkenalkan, namaku Honoko. Sudah berapa anda mengajar? Dan berpa umur anda?”Tanya Honoko.
“Salam kenal, Honoko. Sekarang aku berumur 23 tahun. Saya baru 2 tahun mengajar di sekolah ini. Jadi saya ini masih junior. Karena itu, mohon ceria samanya dengan kalian murid-murid.”Clara-sensei menjelaskan. Dia melirik ke berkas-berkas yang ada di mejanya.
“Kelihatannya Clara-sensei adalah orang yang baik,ya…”gumam Light.
“Yup! Aku dengar dari para senior, Clara-sensei adalah guru yang pengertian dengan murid-muridnya. Banyak murid dan guru yang menyukainya.”Melodi menyetujui perkataan Light.
“Nah, sekarang saya minta kesediaan seseorang untuk mengambil jadwal pelajaran di kelas ini. Adakah yang bersedia?”Tanya Clara-sensei.
“Biar saya saja sensei. Namaku Carrol, salam kenal.”seorang gadis berambut coklat yang disanggul yang bernama Carrol mengangkat tangannya tanda dia bersedia.
“Baiklah, Carrol. Terima kasih. Jadwalnya ada di ruang guru. Sementara itu yang lainnya, kalian harus mengisi biodata kalian di kertas yang telah disediakan di atas meja kalian.”setelah menyampaikan itu, Carrol langsung bergegas ke ruang guru karena dia pun juga harus mengisi biodata itu. Sementara murid yang lainnya mulai mengisi biodata mereka dan Clara-sensei mengerjakan berkas yang bertumpuk di atas mejanya.
.
“Hah…akhirnya istirahat juga”Light meregangkan badannya dan membereskan peralatan menulisnya. Begitu juga dengan kedua temannya.
“Hei, kalian mau jalan-jalan kelilinag sekolah, tidak?”tiba-tiba dua orang gadis datang dan mengajak mereka.
“Oh, Izumi, Mayuko. Hmm, aku ikut. Aku penasaran seperti apa sekolah kita ini. Kalian mau ikut Anzu, Melodi?”Light menrima ajakan kedua temannya tadi dan melihat kearah kedua temannya yang lain, bertanya apakah mereka juga mau ikut.
“Ehm, baiklah, aku ikut. Dan kau Anzu?”
“Aku ikut.”
“Ayo pergi!”
Sambil berjalan mereka mengobrol dengan santai. Saling bercanda dan menanyakan tentang kegiatan yang sering mereka lakukan.
“Kita nanti akan kemana ya? Dan apa tugas kita disana nanti?”gumam Mayuko dengan raut wajah penasaran. Kelas mereka memang adalah salah satu kelas yang nantinya akan mengirim mereka ke suatu tempat(luar negeri, bukan dalam negeri) untuk pelajaran mereka.
“Entahlah…”ujar Izumi seadanya karena dia pun tidak tahu.
“Oh ya, perpustakaan sekolah ini dimana? Aku ingin sekali melihat buku-buku yang ada di sekolah ini.”Tanya Light. Setelah berbincang-bincang tadi, mereka mengetahui bahwa Light sangat suka baca buku.»sama dengan authornya,hehe «
“Kalau tidak salah ada di sebelah sana, di persimpangan itu.”ujar Mayuoko sambil menunjuk letak perpustakaan.
Sesampainya di sana, mereka bertemu dengan Gamu, teman sekelas mereka.
“Kalian juga kesini? Wah, perpustakaan ini terkenal, ya..”ucap laki-laki berkacamata itu.
“Kalau kau bilang begitu, itu artinya buku-buku bagus, dong.”tanya Light.
“Heh, kau sendiri sedang apa disini Gamu?”Tanya Mayuko yang kelihatannya sudah kenal lama dengan Gamu.
“Aku kesini untuk struktur pengajar.”jawab Gamu seadanya.
“”Oh..oh ya, kalian tahu tidak bahwa Perona adalah anak dari Pak Aiber, penasihat sekolah kita.”ucap Mayuko dengan gaya seorang tante-tante yang suka bergosip.»ditimpuk pake buku sama Mayuko«
“Yah, aku tahu. Dia tasi juga menjadi wakil murid baru kan dalam upacara tadi?”jelas Anzu. Light yang sedari tadi melihat-lihat buku yang ada disitu, mendengar teman-temannya mulai membicarakan hal yang tak disukai Lght yaitu bergosip, meninggalkan rak-rak buku dan berjalan kearah teman-temannya.
“Hei, jangan membicarakan tentang orang lain! Lebih baik kita kembali ke kelas. Sebentar lagi waktu istirahat habis.”ajak Light seraya beranjak keluar perpustakaan dan diikuti oleh teman-temannya.
.
“Hmm, setelah kuhitung jumlah murid di kelas kita, masih ada satu orang yang tidak ada, ya?”Tanya Ian yang duduk di balakang Anzu.
“Katanya, orang itu akan datang besok. Dia tidak tinggal disini, jadi baru bisa hadir besok.”ucap July yang datang untuk membagikan buku dan tak sengaja mendengar pembicaraan mereka.
“Kau dengar itu dari mana?”tanya Kawada.
“Dari Perona. Dia mendengar hal itu dari ayahnya..”ucap July.
“Aku jadi penasaran siapa dia…”

TBC 


Yup, ini cerita yang asli dibuat oleh saya. karena itu masih ada typo yang tidak saya sadari, cerita ini juga kelihatannya lebay ya? hahaha...apa boleh buat. chapter 2-nya mungkin agak lama dipublish, tapi ditunggu ya.... 

 

2 comments:

  1. hoho~
    nd lebay =D
    nice*

    X5 ee xD

    wkwkwk

    lanjutkan Dev !

    ReplyDelete
  2. btul nda lebay? Yay.
    Itu X5 qt pilih spy nda susah''. Dpe sistem skul itu yg X1-4 itu nantix mo urus yg d'dlm negri itu, yg drg pe pemerintahan dlm negri sndri. Yg X5-8 kebalikan dri 1-4, drg d'luar. Mar ada sesuatu d'balik tu sistem d'negri itu, khususx d'kota maple itu... ^.^

    ReplyDelete