Minggu lalu, aku membersihkan laci pribadiku. Aku ingin memindahkan barang-barangku dari laci itu ke laci lain, karena laci punyaku kuncinya sudah rusak. Kebetulan hari itu aku lagi ingin mengerjakan sesuatu *ketahuan malasnya*.
Sepulang dari sekolah, aku segera mengeluarkan kedua laci itu dari lemarinya. Pertama, aku mengeluarkan barang-barang dari laci yang ingin kupakai. Isinya kaset-kaset lagu lama – lagu yang sering diputar orang tuaku waktu masih kecil. Ternyata masih ada juga tuh lagu.
Setelah semua sudah dikeluarkan, aku mengambil kemoceng dan membawa laci itu depan rumah untuk dibersihin debunya. Nah, sialnya, hari itu lagi berangin. Jadilah setiap dibersihin, debunya terbang lagi masuk ke rumah. Terpaksa deh, harus jalan lebih jauh lagi dari pintu rumah. Malah tuh laci berat lagi =3=
Dan setelah itu, aku mulai mengeluarkan barang-barang dari calon mantan laciku. Aku agak kesusahan mengeluarkan semua barangku. Ternyata ada banyak yang kusimpan disitu. Aku sudah lama tidak melihat dan memperhatikan keseluruhan barang di laci itu. Sekarang ini, aku hanya memakainya untuk menyimpan barang yang kupakai sehari-hari tapi sedang tidak kupakai (?). Itu juga cuma di bagian depan laci yang kulihat. Yang bagian belakangnya kubiarkan.
Setelah kukeluarkan barang-barangku, aku agak kaget melihat barang-barangku waktu masih SD ada di situ. Bukan hanya itu, barang-barangku waktu SMP juga ada. Mulai dari hadiah ulang tahun yang diberikan oleh temanku, kartu peserta UN SMP, kartu peserta lomba mading SMP. Dan barang-barang waktu SD, seperti buku matematika kelas 5 dan 6, folder yang menyimpan coretan-coretan nggak jelas waktu SD, jadwal pelajaran, pin, dsb.

Bukan hanya itu saja, lho. Di dasar laci itu, berserakan semua kartu-kartu mainan mulai dari gambaran, Yu-Gi-Oh!, kartu Pokemon, Naruto, dll. Ada juga struk pembelian komik, snack, dan yang aneh-aneh lain.

Butuh waktu yang lama dan leher yang pegal untuk membereskan semua itu, karena aku tak ingin membuangnya. Aku ingin menyimpannya sebagai kenangan masa kecil. Supaya nantinya saat suda tua, aku punya pengingat yang akan mengingatkanku hari-hariku dulu, juga lelahnya beresin ini semua. Lagipula, aku nggak rela buang ini semua. Gambaran yang kupunya itu kukumpulkan sesuai gambar yang kusuka, seperti Naruto, Bakugan, Avatar, Samurai X. Itu koleksi yang mempunyai nilai tinggi bagiku.
Seperti laci sebelumnya, setelah selesai mengeluarkan semua barangnya, aku membawa laci itu ke depan rumah untuk dibersihin dari debu. Dan lebih sialnya lagi, gerimis mulai turun. Dengan melawan hujan, kubawa laci berat itu ke teras depan. Dengan penuh kesabaran, kumulai membersihkan laci itu dari debu menggunakan kemoceng warna-warni (yang warna-warni itu juga kemoceng, kan, sama dengan kemoceng bulu ayam? Atau ada nama lain?).
Nah, waktunya menata barang-barang di laci. Aku lebih dulu mengatur kaset-kaset tadi. Semuanya kumasukkan ke laci yang telah sukses menjadi mantan laciku. Setelah selesai, kumasukkan lagi laci itu ke tempatnya semula.
Akhirnya, waktunya menata barang-barangku ke dalam laci baruku. Sebelumnya, aku mengambil karet untuk mengikat kartu mainan yang sudah kukumpulkan.


Yang pertama kuletakkan di laci itu adalah kertas-kertas lama yang masih bisa kupakai, lalu buku-buku SD dan folderku. Selanjutnya, kuletakkan majalah Animonstar, dan pin. Di bagian depan, aku letakkan kartu mainan, kumpulan struk, ikat rambutku, dan beberapa komik. Pengorbananku berlelah-lelah siang itu tak sia-sia. Laciku jadi lebih teratur dan sekarang aku bisa mengunci laciku XD
Dan yang terpenting, banyak kenangan yang kuingat saat membersihkan laciku. Dan aku senang barang-barang itu masih ada. Yang kuharapkan untuk laciku sekarang adalah semoga barang waktu SMA juga bisa disimpan di situ agar aku punya sesuatu yang bisa mengingatkanku pada masa-masa dulu saat aku sudah tak duduk di bangku pendidikan lagi. Dan ada satu hal yang terpikirkan olehku saat membersihkan laciku, ternyata waktu itu menyimpan banyak sekali keajaiban. Begitu juga dengan laciku XD. Bisa dibilang my drawer, my time capsule.
No comments:
Post a Comment